Santri IMMIM Membuat Prototype Pembangkit Listrik Berbasis Thermo Electric

Di era yang penuh dengan kemodernan ini, tentu saja kita tidak dapat terlepas dari yang namanya teknologi di dalam kehidupan sehari-hari. Terlepas dari fenomena tersebut, sadarkah kita bahwa  teknologi yang kita lihat selama ini ternyata membutuhkan sesuatu yang sangat penting untuk dapat beroperasi ialah energi listrik. Di negara kita sendiri Indonesia, umumnya produksi listrik dihasilkan dengan menggunakan tenaga air (PLTA), tenaga diesel (PLTD), dan tenaga uap (PLTU), maupun tenaga nuklir (PLTN). Akan tetapi, konsumsi kebutuhan listrik masih besar tetapi tidak selamanya kebutuhan energi listrik tersebut dapat terus tercukupi. Oleh karena itu, pemanfaatan sumber energi terbarukan menjadi solusi di masa mendatang untuk pemenuhan kebutuhan energi yang semakin lama semakin besar. Salah satunya adalah dengan pemanfaatan energi listrik yang dihasilkan  oleh Energi Panas.

Dalam karya ini, dibuat sebuah prototype teknologi yang berkonsep thermo electric generator yang dapat memanfaatkan energi panas yang dapat dikonversi menjadi energi listrik minimal listriknya dapat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Berdasarkan hasil analisis, teknologi ini dapat menghasilkan tegangan listrik yang dikonversi menjadi 5V sehingga dapat digunakan dalam men-charger alat elektronik seperti handphone. Maka konsep thermo electric generator ini dapat diterapkan sebagai pembangkit listrik dengan skala yang kecil dan bisa membantu untuk mengatasi kehabisan batterai misal pada handphone yang dimana kedepannya teknologi ini dapat diaplikasikan dengan memanfaatkan energi panas yang terbuang/dikeluarkan oleh knalpot kendaraan bermotor.

Post comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *