Wisuda Santri Angkatan XXXIX dan Di Rangkaikan Wisuda Tahfidz Al-Quran 30 & 15 Juz

Sebanyak 108 santri Pondok Pesantren IMMIM Putra diwisuda di Kampus II IMMIM, Sabtu (13/4/2019) siang.

Kampus II IMMIM berada Jl Poros Moncongloe, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros.

Direktur Ponpes IMMIM H Mukhlis Mukhtar berpesan agar wisudawan menjaga nama baik almamater setelah meninggalkan kampus.

“Jangan berhenti belajar, dan teruslah menjaga nama baik almamater dimanapun berada,” kata Mukhlis Mukhtar.

Sementara itu, Kepala Sekolah di Kampus II IMMIM Putra Moncongloe, Drs Mursyid mengatakan metode pembelajaran di pesantren memadukan pendidikan umum dan pendidikan agama.

“Kita ingin melihat alumni IMMIM menjadi generasi yang tidak hanya memahami ilmu pengetahuan umum, tetapi juga berakhlak yang baik,” ujar Mursyid, kepada tribun-timur.com.

Wisuda dihadiri, Kakanwil Kemenag Sulsel diwakili Drs Rappe, perwakilan pejabat Pemkab Maros, Ketua Umum YASDIC IMMIM, Ir HM Ridwan Abdullah,M.Sc, Ketua YASDIC Unit Kepesantrenan, Ir Hj Nurfajri FL,Mpd, Dewan Pengasuh Pesantren IMMIM, para guru dan orang tua santri.

Ketua Umum YASDIC IMMIM, Ir HM Ridwan Abdullah,M.Sc mengucapkan selamat berbahagia kepada para anak-anakku santri yang telah menyelesaikan studi. Kepada para orang tua, kami juga berterima kasih atas kepercayaannya menitipkan anaknya untuk kami bina di IMMIM.

Ketua Umum YASDIC IMMIM, Ir HM Ridwan Abdullah,M.Sc bersama Dr. H. Mukhlis Mukhtar M.Ag Direktur Pesantren IMMIM Putra

Sebelum wisuda 108 siswa Madrasah Aliyah (MA), juga digelar wisuda tahfidz Alquran 15 dan 30 juz. Ke-lima tahfidz itu masing-masing, Muhammad Ichsan, Andi Achmad Khaidir Agussalim, Achmad Fakhri Pangara, Ikhwanul Mukminin,Alfaris Dwi Sandro dan Khadafi. Selanjutnya, Ketua Umum YASDIC IMMIM, Ir HM Ridwan Abdullah menetapkan, hadiah umroh bagi Muhammad Ichsan, atas prestasinya menghafal Alquran 30 juz.

Wisuda tahfidz Alquran 15 dan 30 juz.

Sekadar diketahui, Kampus II IMMIM mulai menerima siswa baru pada Oktober 2017 lalu.

Saat ini, sebanyak 334 santri yang dibina di kampus tersebut.

Santri tersebut dibina 43 guru, serta dibina puluhan pembina pesantren.

 

 

Post comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *