• Sambutan Direktur

    Direktur-Pesantren

    Pesantren IMMIM Putra merupakan lembaga pendidikan yang sudah sejak awal berdirinya berusaha menghasilkan alumni yang peduli terhadap masjid dan senantiasa menjaga persatuan umat. Misi ini sangat sesuai dengan tujuan Bapak KH Fadeli Luran. Oleh karena itu, dalam kesehariannya, santri IMMIM Putra dididik agar mampu mandiri, tegar, cerdas, dan memiliki social awareness yang tinggi.

  • Sambutan YDP

    bu ulfah-thumb

    Pesantren IMMIM Putra telah resmi berdiri sejak tahun 1975. Mengawal misi organisasi kemasjidan IMMIM, Pesantren merupakan salah satu garda terdepan untuk membangun cita-cita mulia para leluhur kita. Untuk itu, kami terus berupaya untuk menyediakan pola pembinaan santri yang menjunjung tinggi motto Bersatu dalam Akidah, Toleransi dalam Furu' dan Khilafiyah. Semoga kita semua senantiasa diberi kemudahan dan semangat mengabdi untuk umat. Amiin.

  • Sejarah Pesantren

    IMMIM - 1

    Pesantren IMMIM Putra Makassar didirikan pada 1 Muharram 1395 bertepatan 14 Januari 1975 oleh (alm) KH. Fadeli Luran. Awalnya, Pesantren IMMIM Putra dipimpin oleh Drs. AGH Muhammad Ahmad, yakni pada tahun 1975 hingga 1977. Pada periode berikutnya, AGH. M. Sanusi Baco, Lc menjadi direktur yaitu pada kurun 1977 hingga 1979. Hingga saat ini, Pesantren IMMIM Putra telah dipimpin oleh delapan orang direktur, yaitu AGH Dr. Mustafa M. Nuri, LAS (1979 hingga 1989), Prof. Dr. H. Azhar Arsyad, MA (1989 hingga 1998), Drs. H. Saifullah (1998 hingga 2002), Dr. H. Baharuddin HS, MA (2002 hingga 2009), Drs. H. Hamir Hamid Aly, M.Si (2009 hingga 2011), dan Dr. M. Taufan B, SH, M.Ag (2011 hingga sekarang).

    slider1-2Pesantren IMMIM Putra Makassar merupakan salah satu unit yang dikelola oleh Yayasan Dana Islamic Center (YASDIC) Ikatan Masjid Mushalla Indonesia Muttahidah (IMMIM). YASDIC IMMIM didirikan pada tahun 1964 oleh KH. Fadeli Luran sebagai organisasi kemasjidan yang berusaha menjunjung tinggi persatuan ummat. Dengan mottonya “Bersatu dalam akidah, toleransi dalam furu’ dan khilafiyah”, IMMIM membangun jaringan pengelolaan masjid dan mushalla di Sulawesi Selatan dan berhasil menjadi pemersatu ummat sebagai respon dari kekhawatiran akan pecahnya umat Islam akibat berbagai perbedaan dan propagada G-30S PKI. Lebih lanjut, Pesantren IMMIM Putra Makassar diarahkan untuk menjalankan misi mencetak kader-kader ulama-intelek dan intelek-ulama. Ke depannya, diharapkan alumni Pesantren IMMIM Putra dapat menjadi pemimpin umat yang senantiasa mengedepankan persatuan dan kesatuan, sebagaimana cita-cita luhur pendirinya, Bapak KH. Fadeli Luran.