Prestasi

Dua Santri IMMIM Putra Wakili Sulawesi Selatan pada Perkemahan Pramuka Santri Nusantara VI 2026

27 Sep 2026

Dua santri Pesantren Modern Pendidikan Al-Qur’an IMMIM Putra Makassar, yakni Azzamy Syauqi dan Abdurrahman Patombongi, dipercaya menjadi perwakilan pesantren yang tergabung dalam Kontingen Provinsi Sulawesi Selatan pada ajang Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI Tahun 2026.


Kegiatan berskala nasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada 30 September hingga 6 Oktober 2026 di Pondok Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo, Kabupaten Malang, Jawa Timur. PPSN VI menjadi salah satu rangkaian kegiatan nasional menyambut Hari Santri 2026 yang diselenggarakan Kementerian Agama Republik Indonesia.

Keikutsertaan Azzamy Syauqi dan Abdurrahman Patombongi menjadi kesempatan bagi santri IMMIM Putra untuk membawa nama pesantren sekaligus mewakili Sulawesi Selatan dalam pertemuan Pramuka santri dari berbagai daerah di Indonesia.


Lebih dari Seribu Peserta dari Berbagai Daerah

PPSN VI 2026 menjadi salah satu agenda besar yang mempertemukan Pramuka santri dari berbagai pondok pesantren di Nusantara. Berdasarkan data Kementerian Agama per 22 September 2026, sebanyak 1.057 peserta telah terdaftar, terdiri atas 882 santri, 64 Pimpinan Kontingen Daerah (Pinkonda), dan 111 pembina pendamping. Proses pendaftaran dan verifikasi masih berlangsung pada saat data tersebut dipublikasikan.


Tahun ini PPSN VI mengusung tema:

“Pramuka Santri Nusantara: Membentuk Karakter, Merawat Lingkungan, Meneguhkan Kebangsaan dan Berdaya Saing Global.”

Tema tersebut mencerminkan upaya menjadikan kegiatan kepramukaan di lingkungan pesantren bukan sekadar kegiatan perkemahan, tetapi juga sebagai sarana membangun karakter, kemandirian, kepemimpinan, kepedulian terhadap lingkungan, wawasan kebangsaan, serta kemampuan santri menghadapi perkembangan global.


Ruang Belajar dan Persaudaraan Santri Nusantara

Selama pelaksanaan PPSN VI, peserta akan bertemu dan berinteraksi dengan Pramuka santri dari berbagai daerah. Kementerian Agama menyebut kegiatan ini sebagai ruang bagi para santri untuk belajar, berbagi pengalaman, membangun persaudaraan, serta menunjukkan karakter dan kemandirian santri.

Berbagai kegiatan kepramukaan juga diharapkan semakin membentuk nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, kepemimpinan, kepedulian sosial, serta kecintaan terhadap bangsa dan lingkungan.

Bagi Azzamy Syauqi dan Abdurrahman Patombongi, keikutsertaan pada PPSN VI menjadi pengalaman berharga untuk memperluas wawasan dan jejaring persaudaraan dengan sesama santri dari berbagai penjuru Indonesia.


Membawa Nama IMMIM dan Sulawesi Selatan

Keluarga besar Pesantren IMMIM Putra Makassar memberikan dukungan dan doa kepada kedua santri agar dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik, menjaga kesehatan, menunjukkan sikap disiplin dan akhlak yang baik, serta menjaga nama baik pesantren dan Kontingen Sulawesi Selatan.

Keikutsertaan ini sekaligus menjadi bagian dari proses pendidikan santri IMMIM yang tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung, interaksi sosial, kepemimpinan, dan kegiatan nasional.


Diharapkan, pengalaman yang diperoleh selama PPSN VI nantinya dapat dibawa kembali ke lingkungan pesantren dan menjadi inspirasi bagi santri lainnya untuk terus aktif, berprestasi, serta berkontribusi dalam berbagai kegiatan di tingkat daerah maupun nasional.


Selamat berjuang Azzamy Syauqi dan Abdurrahman Patombongi. Bawa semangat IMMIM, jaga nama baik Sulawesi Selatan, dan jadikan PPSN VI sebagai ruang belajar, mengabdi, serta menjalin persaudaraan Santri Nusantara.

Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan.


Pesantren Modern Pendidikan Al-Qur’an IMMIM Putra Makassar

Berakhlak Mulia, Berwawasan Luas, Berwawasan Luwes, Berbadan Sehat dan Terampil.

Bagikan:

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar