29 April 2026 Makassar — Pesantren IMMIM Putra menerima kunjungan edukatif dari SDI Tamalanrea 2 dalam rangka mengenalkan sistem pengelolaan sampah yang diterapkan di lingkungan pesantren. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk edukasi lingkungan yang menunjukkan bagaimana pesantren dapat menjadi ruang pembelajaran nyata bagi santri maupun tamu yang berkunjung.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa dan guru SDI Tamalanrea 2 disambut dengan hangat oleh pihak Pesantren IMMIM Putra. Menariknya, para santri turut berperan aktif dalam membimbing tamu selama kunjungan berlangsung. Mereka mendampingi peserta kunjungan sekaligus menjelaskan berbagai proses pengelolaan sampah yang ada di pesantren.
Salah satu lokasi yang diperkenalkan adalah Rumah Daur Ulang, yaitu tempat pengelolaan sampah yang menjadi bagian dari upaya Pesantren IMMIM Putra dalam membangun budaya hidup bersih dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Di tempat ini, tamu diperkenalkan pada proses pemilahan sampah, pemanfaatan kembali barang-barang tertentu, serta pengelolaan limbah agar tidak langsung menjadi sampah yang terbuang begitu saja.
Selain itu, santri juga menjelaskan proses pembuatan kompos dari sampah organik. Melalui penjelasan tersebut, tamu dapat melihat bahwa sisa makanan, dedaunan, dan bahan organik lainnya masih dapat diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat, terutama sebagai pupuk untuk mendukung penghijauan dan perawatan tanaman di lingkungan pesantren.
Peserta kunjungan juga diperkenalkan pada pengelolaan sampah organik melalui budidaya magot. Program ini menjadi salah satu contoh nyata bagaimana sampah organik dapat dikurangi dan dimanfaatkan kembali melalui proses alami. Santri menjelaskan bahwa magot dapat membantu mengurai sampah organik sekaligus menghasilkan manfaat tambahan dalam sistem pengelolaan lingkungan.
Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar langsung bagi siswa SDI Tamalanrea 2. Mereka tidak hanya mendengar penjelasan, tetapi juga melihat secara langsung bagaimana Pesantren IMMIM Putra mengelola sampah secara terstruktur, mulai dari pemilahan, pemanfaatan, pengolahan kompos, hingga pengelolaan sampah organik melalui magot.
Sebagai salah satu pesantren terbaik di Makassar, Pesantren IMMIM Putra terus menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada ilmu agama dan akademik, tetapi juga pembentukan karakter santri yang peduli kebersihan, bertanggung jawab, mandiri, dan mampu memberikan contoh positif bagi lingkungan sekitar.
Melalui kunjungan ini, Pesantren IMMIM Putra berharap para peserta mendapatkan inspirasi tentang pentingnya pengelolaan sampah sejak dini. Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa pesantren dapat menjadi pusat pembelajaran kehidupan yang mengajarkan kepedulian, kedisiplinan, dan tanggung jawab terhadap lingkungan secara nyata.
Komentar (0)
Tinggalkan Komentar